BIREUEN — Program Studi S1 Akuakultur Fakultas Pertanian Universitas Almuslim melaksanakan kegiatan asesmen lapangan akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) yang berlangsung selama tiga hari, pada 16–18 April 2026, di kampus utama Universitas Almuslim, Pusangan, Kabupaten Bireuen.
Kegiatan ini merupakan tahapan penting dalam proses evaluasi mutu pendidikan tinggi yang bertujuan menilai secara menyeluruh kualitas penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi pada Program Studi S1 Akuakultur. Asesmen mencakup penilaian terhadap kurikulum, kualitas sumber daya manusia, tata kelola program studi, proses pembelajaran, sarana dan prasarana akademik, luaran penelitian, serta kontribusi pengabdian kepada masyarakat.
Asesmen lapangan dilaksanakan oleh tim asesor BAN-PT, yaitu Dr. Ir. Agus Tjahjono, M.S dari Universitas Brawijaya dan Prof. Dr. Hj. Fauziyah, S.Pi dari Universitas Sriwijaya. Kedua asesor melakukan verifikasi langsung terhadap kesesuaian data dalam dokumen akreditasi dengan kondisi nyata di lapangan sebagai bagian dari penjaminan mutu pendidikan tinggi yang objektif dan akuntabel.
Penguatan Tata Kelola dan Sistem Penjaminan Mutu
Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Almuslim, Hakim Muttaqin, menyampaikan bahwa asesmen lapangan menjadi momentum penting untuk menunjukkan capaian akademik Program Studi Akuakultur selama lima tahun terakhir.

Menurutnya, proses evaluasi ini tidak hanya berfungsi sebagai penilaian administratif, tetapi juga sebagai sarana refleksi institusi dalam memperkuat tata kelola akademik, sistem penjaminan mutu internal, serta peningkatan layanan pendidikan kepada mahasiswa.
Ia menegaskan bahwa universitas telah mempersiapkan seluruh dokumen pendukung dan bukti kinerja akademik secara sistematis sebagai bagian dari komitmen menjaga standar mutu pendidikan tinggi yang berkelanjutan.
Optimisme Daya Saing Nasional Program Studi
Pada kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Almuslim, Dr. Elfiana, S.P., M.Si, menyampaikan optimisme terhadap perkembangan Program Studi Akuakultur yang dinilai terus menunjukkan peningkatan kualitas, terutama pada bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
“Capaian dosen dalam memperoleh hibah penelitian nasional menunjukkan bahwa kapasitas akademik Program Studi Akuakultur terus berkembang dan siap memperkuat kontribusi tridarma perguruan tinggi secara nyata,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi indikator penting bahwa program studi memiliki fondasi akademik yang kuat untuk bersaing di tingkat nasional.
Dukungan Penuh Civitas Akademika
Pelaksanaan asesmen lapangan ini mendapat dukungan penuh dari pimpinan universitas, fakultas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta mitra kerja Program Studi Akuakultur. Seluruh unsur terlibat aktif dalam mendukung kelancaran proses asesmen selama kegiatan berlangsung.
Melalui asesmen lapangan yang dilaksanakan pada 16–18 April 2026 ini, Program Studi S1 Akuakultur Universitas Almuslim diharapkan mampu memperoleh hasil akreditasi terbaik sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, memperkuat reputasi institusi, serta memperluas kontribusi akademik bagi pengembangan sektor akuakultur berkelanjutan di tingkat regional dan nasional.
